Fred jadi Transfer Terburuk Premier League
BERITA OLAHRAGA

Fred jadi Transfer Terburuk Premier League

PELANGI4DLOUNGE – Fred jadi Transfer Terburuk, Sebuah poling dilakukan oleh salah satu situs olahraga terpopuler di Eropa, Sportsmole. Hasilnya, gelandang Manchester United, Fred, meraih gelar transfer terburuk pada musim 2018/19 lalu. TOGEL HONGKONG

United membeli Fred dari Shakhtar Donetsk pada awal musim 2018/19 ini. Bersama dengan klub lamanya, Fred mampu tampil sangat memukau. Bahkan, sebelum memilih United, ada banyak klub yang juga mengincarnya.

Fred jadi Transfer Terburuk

Setan Merah harus membayar 53 juta pounds untuk mendapatkan Fred dari Donetsk. Harga tersebut berada pada kisaran Rp 954 miliar. Bukan harga yang murah tentunya.

Namun, kontribusi pemain berusia 26 tahun tersebut masih jauh dari harapan. Dia bahkan tidak mampu tampil secara reguler. Fred tidak menembus tim inti United. Dia hanya memainkan 13 laga sebagai pemain inti di Premier League.

Dengan harga yang mahal, capaian Fred dinilai jauh dari harapan. Para pembaca Sportsmole pun memberi label pembelian terburuk musim 2018/19 untuk pemain asal Brasil tersebut. fred meraih ‘gelar’ Sports Mole’s Reader Awards untuk pembelian terburuk.

Baca juga:

Fred jadi Transfer Terburuk

Arsenal Sumbang Dua Pemain

Di bawah posisi Fred, ada dua pemain Arsenal yang memperoleh suara terbanyak untuk kategori transfer paling buruk. Di posisi kedua adalah gelandang Denis Suarez yang diboyong oleh Arsenal pada Januari 2019 dari Barcelona.

Denis Suarez tidak memainkan satu laga pun bersama Arenal sebagai pemain inti. Dia baru bermain empat kali sebagai pengganti. Namun, dia lantas mengalami cedera dan harus absen hingga akhir.

Pemain Arsenal lain, Stephan Lichtsteiner, berada di posisi ketiga. Pemain asal Swiss didatangkan dari Juventus pada awal musim dengan status bebas transfer. Lichtsteiner tak mampu bersaing untuk mendapatkan tempat utama di Arsenal.

Sementara itu, dua nama lain yang masuk dalam lima besar transfer paling buruk adalah Lazar Markovic [Fulham] dan Dominic Solanke [Bournemouth]. Mereka tidak mampu memberikan dampak maksimal kepada klub barunya. Bahkan tidak sering dimainkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *