Juventus Balas Dendam ke Inter Milan, Andrea Pirlo: Dulu Kami Cuma Terpeleset
BERITA OLAHRAGA

Juventus Balas Dendam ke Inter Milan, Andrea Pirlo: Dulu Kami Cuma Terpeleset

Juventus Balas Dendam ke Inter Milan, Andrea Pirlo: Dulu Kami Cuma Terpeleset

PELANGI4DJuventus sukses meraih kemenangan saat bertamu ke markas Inter Milan dalam laga leg pertama semifinal Coppa Italia hari Rabu (3/2/2021) tadi. Klub berjuluk Bianconeri itu menang dengan skor tipis 2-1.

Pada mulanya, mereka sempat tertinggal lebih dulu setelah Lautaro Martinez berhasil mencetak gol pada menit ke-9. Tapi kedudukan kembali imbang saat Cristiano Ronaldo mencetak gol lewat titik putih pada menit ke-26.

Ronaldo benar-benar menjadi momok Inter pada dinihari tadi. Sebelum babak pertama usai, ia kembali mencetak gol dengan memanfaatkan miskomunikasi antara Milan Skriniar dan Samir Handanovic di area pertahanan Nerazzurri.

Dengan kemenangan ini, misi balas dendam Juventus pada Inter Milan berhasil dilakukan. Seperti yang diketahui, sang juara bertahan Serie A tersebut sempat menelan kekalahan dengan skor 0-2 pada laga yang digelar bulan Januari lalu.

Hanya Terpeleset Saja

Berbeda dengan publik, Pirlo tidak menggembar-gemborkan kekalahan Juventus pada saat itu. Ia menganggap kalau itu adalah momen di mana timnya terpeleset. Usai pertandingan kali ini, ia kembali menegaskan pernyataan itu.

“Kami tidak menjadi diri sendiri saat melawan Inter di liga, itu cuma momen terpeleset, tapi juga menjadi pelajaran yang berharga. Kami memperbaiki kesalahan yang dibuat dalam laga itu,” ujar Pirlo kepada RAI Sport.

“Ini baru babak pertama, kami belum meraih apapun. Yang bisa dibuktikan dari laga ini adalah apabila kami bermain dengan konsentrasi penuh, semua tim akan kesulitan saat menghadapi kami,” lanjutnya.

“Tidak mudah mempertahankan intensitas seperti ini saat anda bermain setiap harinya. Saya menyaksikan reaksi yang bagus setelah tertinggal.”

Kejutan dari Pirlo

Pirlo sadar bahwa menghadapi Inter Milan bukanlah perkara yang mudah. Namun, pria berusia 41 tahun tersebut tetap membuat publik terkejut dengan mencadangkan dua bek veterannya, Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci.

Sebagai gantinya, ia memainkan Matthijs De Ligt dan Merih Demiral di jantung pertahanan yang sudah jelas kalah jauh dari segi pengalaman ketimbang dua pemain itu. Selain itu, Pirlo juga menarik keluar Ronaldo di tengah permainan.

“Apakah Bonucci atau Demiral yang bermain, seharusnya itu tidak ada perbedaannya,” tambah pria yang pernah membela Inter Milan semasa bermainnya dulu.

“Saya paham kalau Ronaldo tidak senang digantikan, tapi sudah tepat untuk mengistirahatkannya untuk laga Serie A yang akan datang, meski hanya beberapa menit saja. Tidak ada cara menjawab kritik yang lebih baik dari apa yang ia lakukan pada malam ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *