BERITA OLAHRAGA

Manchester United Tidak Kunjung Mendapatkan Pengganti Sir Alex Ferguson

Manchester United Tidak Kunjung Mendapatkan Pengganti Sir Alex Ferguson

PELANGI4DTidak akan pernah habis jika kita membicarakan kesuksesan Sir Alex Ferguson bersama Manchester United.. Tidak akan pernah habis jika kita membicarakan kesuksesan Sir Alex Ferguson bersama Manchester United.

Bahkan saking suksesnya, klub berjuluk Setan Merah itu bisa dibilang tidak kunjung mendapatkan pengganti Sir Alex Ferguson yang sepadan sampai sekarang.

Fakta bahwa Man United berada di masa tersukses sebagai klub di bawah asuhan pelatih yang akrab disapa Fergie itu, memang tidak bisa terbantahkan.

Selama 26 tahun melatih di Old Trafford, pelatih asal Skotlandia itu banyak mempersembahkan trofi untuk klub.

Tentu saja kamu harus ingat, bahwa sebanyak 13 trofi Liga Inggris berhasil diraih oleh Man United ketika dilatih oleh Sir Alex Ferguson.

Tidak hanya itu, dia juga menjuarai Piala FA 5 kali, Carabao Cup 4 kali, Liga Champions 2 kali dan satu trofi Piala Dunia Antarklub.

Awal Mula Sir Alex Ferguson Latih Man United

“Hampir tiga dekade lalu saya berjalan melewati tunnel itu ke lapangan untuk pertandingan kandang pertama. Penuh dengan rasa canggung dan tegang.

Saya melambaikan tangan ke tribun Stretford End dan diperkenalkan sebagai manajer baru Manchester United.

Sekarang saya berjalan ke tengah lapangan, penuh percaya diri untuk mengucapkan selamat tinggal,” tulis Sir Alex Ferguson dalam pembukaan buku otobiografinya.

Itu merupakan sebuah kalimat yang menjelaskan ada perbedaan besar saat dirinya ditunjuk sebagai manajer dan ketika dirinya memutuskan pensiun sebagai pelatih di tahun 2013 silam.

Pada saat dirinya ditunjuk sebagai manajer Man United, Ferguson saat itu masih berusia 45 tahun.

Kala itu, dirinya bukan siapa-siapa, hanya pernah melatih segelintir klub Skotlandia dan juga tim nasional negaranya sendiri.

Saat dirinya datang, banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan olehnya di Manchester United.

Tim saat itu sedang dalam fase sulit, karena sekelompok pemain suka mabuk-mabukan, tidak adanya kedisiplinan dan akhirnya mempengaruhi kebugaran mereka di atas lapangan.

Fergie yang bukan orang Inggris asli, datang dengan mengusung budaya baru di Man United.

Mengusung budaya baru untuk memperbaiki yang sudah usang di sebuah klub tentu tidak mudah.

Dirinya bahkan berulang kali berada di ujung tanduk, alias hendak dipecat karena klubnya tidak juga berprestasi. Tapi Sir Bobby Charlton, legenda klub yang berada dalam jajaran direksi, selalu membela Fergie.

Bobby Charlton mampu melihat bahwa Fergie adalah sosok yang tepat dan sudah melakukan semuanya dengan benar.

Fergie saat itu menurut penilaian Bobby Charlton berfokus pada pengembangan pemain muda dan merubah sepak bola Old Trafford yang sudah usang.

Musim pertama, dirinya harus puas dengan Man United berada di urutan ke-11 klasemen Liga Inggris.

Trofi pertama yang dia dapatkan juga berselang tiga tahun dari penunjukannya sebagai manajer MU. Yakni saat klub menjuarai Piala FA 1989/1990 silam.

Kemenangan atas trofi Piala FA ini seolah menjadi titik balik Fergie dan Man United untuk menjadi tim tersukses di sejarah Liga Inggris.

Total 38 trofi berhasil dipersembahkan Fergie untuk Man United sampai akhirnya dia pensiun pada tahun 2013 silam. Deretan trofi sudah dijelaskan di awal artikel ini.

Strategi Khas Fergie yang Bikin Orang Salah Kaprah

Ketika Fergie datang ke Manchester United, gaya kick and rush memang merajalela alias terkenal di seantero Inggris.
Kick and rush adalah gaya bermain sepak bola yang mengharuskan para pemain untuk mengalirkan bola secepat mungkin ke pertahanan lawan.

Dengan gaya ini, Inggris selalu mengirimkan wakilnya ke final Liga Champions selama delapan musim beruntun dari 1977 sampai 1984.

Tapi Ferguson ogah mengikuti tren kick and rush saat itu. Alih-alih memfokuskan tim asuhannya untuk memiliki organisasi pertahanan yang rapi agar para pemain lawan kesulitan menembusnya.

Setelah bola direbut, barulah mereka melakukan serangan balik secepat mungkin memaksimalkan para pemain di sisi sayap.

MU sebenarnya masih sangat lekat dengan kick and rush, jadi strategi Ferguson bisa dibilang tidak berjalan mulus.

Bahkan penampilan tim masih seret dengan prestasi hingga akhirnya tujuh tahun kemudian membuahkan hasil.

Mereka menjuarai trofi Liga Inggris pertama mereka setelah berpuasa 27 tahun lamanya.

Ya, formasi Ferguson banyak diketahui orang merupakan 4-4-2. Tapi banyak yang salah, karena dia selalu menempatkan satu striker lagi di belakang striker utama.

“Fergie sebenarnya tidak pernah bermain dengan 4-4-2, lebih tepatnya 4-4-1-1 dan itu tidak mudah pada awalnya,” ucap jurnalis ternama Inggris,

Jonathan Wilson dalam ulasannya tentang Ferguson di Guardian.

Fergie Pensiun, Manchester United Benar-benar Terpuruk

Pelatih legendaris ini memutuskan mundur dan pensiun sebagai pelatih Manchester United pada Mei 2013 silam.
Ini menjadi awal keterpurukan Man United bahkan bisa dibilang sampai sekarang. Tidak lama setelah sang pelatih legendaris itu pensiun,

Man United langsung menunjuk David Moyes sebagai penggantinya. Diyakini sebagai rekomendasi Fergie langsung,

Moyes pun diberikan kontrak dengan durasi enam tahun lamanya di musim panas 2013.

Moyes langsung berusaha membentuk tim barunya, dengan menargetkan para pemain bintang seperti Gareth Bale, atau memulangkan Cristiano Ronaldo.

Tapi sampai detik-detik bursa transfer musim panas ditutup, belum ada satu pemain bintang yang berhasil direkrut.

Para fans mulai panik dengan situasi tersebut. Hingga akhirnya tiga menit sebelum jendela transfer ditutup tanggal 31 Agustus 2013,

MU meresmikan perekrutan Marouane Fellaini dari Everton. Musim panas itu benar-benar carut-marut pasca ditinggal oleh Ferguson.

Bersama Moyes, Man United tidak sesuai harapan para pendukung. Para pemain juga banyak yang dirumorkan kesal dengan pelatih barunya itu.

Kebijakan untuk meningkatkan disiplin pemain seperti larangan makan makanan tertentu, membuat mereka marah.

Alhasil, adaptasi untuk gaya bermain Moyes sangat sulit dilakukan oleh skuat MU kala itu.

Setelah Moyes dipecat pada 2014, penggantinya adalah Louis van Gaal.

Musim panas pertama pelatih asal Belanda itu, klub dibuat membuang-buang uang karena belanja pemain bintang.
Sebut saja Angel Di Maria yang diboyong dengan mahar sebesar 59,7 juta poundsterling. Belum lagi Daley Blind, Luke Shaw,
Morgan Schneiderlin dan Matteo Darmian, semuanya direkrut dalam waktu bersamaan. Bersama Van Gaal, Man
United hanya berhasil mengakhiri musim di urutan keempat klasemen akhir Liga Inggris 2014/15. Musim selanjutnya, yang lebih memalukan lagi, mereka tidak mampu lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

Keterpurukan berlanjut saat mereka mengakhiri musim dengan posisi kelima alias di luar zona Liga Champions.

Kegagalan tersebut tidak ditolerir oleh manajemen klub dan langsung memecatnya di akhir musim.

Jose Mourinho didatangkan dan klub kembali belanja jor-joran. Dengan merekrut Paul Pogba, Zlatan Ibrahimovic, Henrikh Mkhitaryan dan Erick Bailly.

Pada musim keduanya, pelatih asal Portugal itu membelanjakan kas klub dengan merekrut Romelu Lukaku, Victor Lindelof dan Nemanja Matic.

Sebenarnya para pemain tersebut tampil bagus, tapi ketika penampilan tim sedang menurun, Mourinho kerap membalas dan kesal terhadap kritikan yang datang dari para mantan pemain legendaris klub.

Seperti halnya, Paul Scholes, Gary Neville sampai Rio Ferdinand, semuanya kena semprot balik oleh Mourinho.

HIngga akhirnya, para pemain di timnya sendiri tidak menyukai sosok Mourinho yang anti-kritik. Hingga pada akhirnya,

Mourinho dipecat pada pertengahan Desember 2018 dan digantikan oleh Ole Gunnar Solskjaer. Pelatih asal Norwegia itu melatih hampir tiga musim di Old Trafford,

tapi selama kepemimpinannya, skuat Man United masih kesulitan menunjukkan permainan menginspirasi seperti era Sir Alex Ferguson.

Bahkan Solskjaer juga mengalami pemecatan karena alasan penurunan performa tim di pertengahan musim 2021/2022 ini. Kini,

Ralf Rangnick yang melatih skuat senior, dan kabarnya akan membantu klub untuk mencarikan manajer yang baru, dan tentunya sepadan dengan Sir Alex Ferguson. Semoga saja.

This image has an empty alt attribute; its file name is banner-facebook-1.jpg

CUKUP 1 ID BERMAIN SEMUA GAMES PELANGI4D

Berikut Beberapa Promo Andalan PELANGI4D :

  • Bonus New Member 200 RIBU
  • Bonus Cashback up to 15%
  • Bonus Rollingan
  • Bonus Togel Dan Diskon Togel
  • Bonus Referal up to 2%
  • Bonus Sabung Ayam 0.3%

KETERANGAN LEBIH LANJUT HUBUNGI :

  • LIVE CHAT ONLINE 24 JAM
  • IG : Pelangi4DNew
  • LINE : PelangiJitu
  • WHATSAPP : +62 852-3676-6157

LINK WA :
https://bit.ly/csPelangi4D

Link Website :
www.betpelangi4d.info
https://13.229.218.80/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *